KABEL TEMBAGA
Penggunaan kabel seimbang dan koaksial sebenarnya terletak pada pola pengunaanya. Penggunaan kabel seimbang ini membutuhkan beberapa kriteria.
- impedansinya adalah terutama 300 dan 500 ohm
- saluran seimbang sebaiknya lurus tidak membelok
- kalau terpaksa membelok, sudutnya supaya setumpul mungkin.
- Peletakkan sisi kawat terhadap logam harus seimbang
- secara umum saluran ini terdiri dari unsur induktans (L) dan unsur kapasitif (C).
Kabel koaxial

Kabel koaksial ini mempunyai satu bagian tembaga yang bertindak sebagai media pengalir elektrik yang terletak di tengah-tengah. Satu lapisan plastik bertindak sebagai pemisah kepada bagian tembaga yang berada di tengah-tengah itu dengan satu lapik pintalan besi. Pintalan besi ini bertindak sebagai penghalang kepada sebarang gangguan dari cahaya florensen, komputer dan sebagainya. Walaupun pengkabelan koaksial agak sukar untuk dimasukkan, namun ia amat peka pada kehadiran isyarat. Selain itu, ia bisa menampung pengkabelan yang lebih panjang di antara rangkaian dengan peranti-peranti lain berbanding kabel lapik pasangan berpintal.
Kabel koaksial yang tipis juga dikenali sebagai thinnet.10Base2 merujuk kepada spesifikasi untuk keupayaan koaksial tipis yang membawa isyarat Ethernet. Angka 2 merujuk kepada panjang bagi segmen maksimal 200 meter. Kabel koaksial yang tipis ini adalah popular di dalam rangkaian yang terdapat di sekolah-sekolah. Kabel koaksial yang tebal turut juga dikenali sebagai thicknet. 10Base5 merujuk kepada spesifikasi bagi keupayaan koaksial tebal membawa isyarat Ethernet. Angka 5 mewakili segmen maksima yaitu 500 meter. Kabel koaksial ini mempunyai penutup (cover) plastik yang berupaya menghalang kelembaban dari bahan konduktor yang berada di tengah-tengah. Ini menjadikan ia mampu menampung gelombang yang lebih besar terutama pada topologi linear bas. Namun begitu, kekurangan kabel ini ialah ia amat sukar untuk dibengkokkan dan ini turut menyukarkan proses kemasukan (install).
Penyambung yang paling sesuai digunakan dengan kabel koaksial ialah Bayone-Neil-Councelman (BNC). Adapter yang berlainan disediakan untuk penyambung BNC dan ini termasuk T-connector, barrel connector dan pemula dan pemutus litar (terminator). Penyambung bagi kabel merupakan kondisi paling lemah bagi sesuatu rangkaian. Bagi menghidari masalah pada suatu rangkaian, lebih baik menggunakan BNC yang mudah dikacipkan dan bukan diskrukan kepada kabel. (Gatot Santoso)
- ‹ previous
- 4 of 13
- next ›